Solusi UMKM
Marketing yang selama ini terasa rumit, jadi terarah.
Sebagian besar pemilik UMKM tidak punya strategist. Campaign Autopilot mengisi peran itu: menyusun strategi, mengalokasikan budget, dan menyarankan langkah berikutnya.
Masalahnya
Tantangan yang biasa Anda hadapi
- Waktu terbatas untuk memikirkan channel dan pesan yang tepat.
- Budget kecil, sehingga setiap rupiah harus dipakai dengan cermat.
- Sulit membaca data tanpa latar belakang marketing.
Cara Campaign Autopilot membantu
Dari kebingungan menjadi keputusan yang jelas.
Semua langkah disusun berdasarkan bisnis Anda, dan setiap saran disertai alasan yang mudah dipahami.
- Menyusun marketing plan dari cerita bisnis, target, dan budget Anda.
- Mengubah rencana menjadi campaign yang siap dijalankan.
- Menerjemahkan angka menjadi saran langkah berikutnya.
Contoh
Seperti apa campaign-nya.
Ilustrasi bagaimana AI menerjemahkan rencana menjadi campaign.
Contoh campaign
AktifPromosi Bulan Ini
- Channel
- Instagram, WhatsApp
- Budget
- Rp1.000.000
- Target
- 40 pelanggan baru
Rekomendasi AI
Saran yang disertai alasan.
Setiap rekomendasi menjelaskan apa yang terjadi, kenapa terjadi, dan apa yang sebaiknya dilakukan — sehingga Anda paham sebelum bertindak.
Fokuskan budget pada satu channel yang paling efisien
Apa yang terjadi?
Instagram menghasilkan pelanggan paling murah dibanding channel lain.
Kenapa?
Budget tersebar ke 4 channel dengan hasil yang tidak merata.
Yang kami sarankan
Pindahkan 60% pengeluaran ke Instagram selama 2 minggu.
Menurunkan biaya per pelanggan hingga 15%.
Keyakinan AI 80%
Mulai dari keputusan bisnis Anda.
Ceritakan bisnis Anda dan biarkan AI membantu menentukan langkah berikutnya.